Beberapa hari terakhir ini kebanyakan telinga kita pastinya akrab dengan 2 buah kata dalam judul tulisan ini, yak benar “jiwa korsa” di berbagai media cetak baik lokal maupun nasional hampir setiap hari menuliskan 2 susunan kata di atas, “jiwa korsa”. Di media elektronik televisi dan radiopun dalam setiap acaranya terutama berita hampir selalu menyebutkan kata jiwa korsa.

Penggunaan kata “jiwa korsa” dapat kita temukan dalam beberapa contoh kalimat di bawah ini, yang saya ambil dari berbagai sumber baik media cetak, media elektronik maupun media internet :

  • peperangan membutuhkan jiwa korsa. Dalam kehidupan sehari hari di luar pertempuran, jiwa korsa pun merupakan semangat yang bernilai positif. Itu menjadi sesuatu yang layak untuk dipelihara dan dibina.
  • Mantan Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus Sutiyoso menilai, prajurit kerap keliru menafsir arti jiwa korsa kesatuan
  • Jiwa korsa itu mengajarkan rasa kesetiakawanan, rasa solidaritas, dan loyalitas yang tinggi. Akan tetapi, penerapan jiwa korsa tersebut perlu diimbangi dengan pembinaan dari pimpinan.
  • Jiwa korsa akan menjadi tercela ketika ditempatkan dalam situasi yang salah,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin
  • Mayjen (Purn) TB Hasanuddinmenjelaskan bahwa jiwa korsa atau dalam istilah aslinya ” l’esprit de corps” adalah semangat bekerja sama untuk saling mengerti, membantu, menjaga, melindungi dan menolong satu sama lain
  • Korsa dilakukan dengan tujuan di dalam pertempuran. Jangan sampai prajurit meninggalkan teman yang tertembak,” kata Mantan Wakil Komandan Jenderal (Wadanjen) Kopassus Sutiyoso
  • Semula L’esprit de corps diperkenalkan oleh jenderal besar dan ahli strategi perang, yang juga merupakan kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte. Jiwa korsa ini sangat dibutuhkan agar tiap satuan sukses dalam setiap peperangan
  • Apakah penyerangan yang dilakukan 11 oknum anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan Kartosuro yang menewaskan empat tahanan Lapas IIB Cebongan, Sleman, Yogyakarta, benar-benar hanya dilandasi jiwa korsa?
  • Mantan Danjen Kopassus Sutiyoso mengungkapkan semangat jiwa korsa yang menjadi alasan sebelas anggota Kopassus Kartosuro melakukan penyerangan berujung pembunuhan di Lapas Cebongan, Sleman, dinilai sudah disalahgunakan.

dan masih banyak lagi penggunaan kata jiwa korsa yang akhir akhir ini kita baca maupun kita dengar, ya benar sejak terungkapnya kasus peyerangan yang menewaskan 4 napi di LP cebongan sleman oleh 11 anggota kopasus dari Grup II Kopassus Kartosuro pada tanggal 23 Maret 2013 pukul 00.15 WIB. dan alasan yang selama imi beredar di masyarakat adalah penyerangan tersebut di lakukan karena adanya jiwa korsa yang kuat antara sesama anggota.

Dalam sebuah artikel berita yang di terbitkan sindonews ini kita bisa mengetahui kronologinya “Penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta berawal ketika mantan kopassus yang bernama Sertu Sriyono yang notebene rekan seangkatan dari pelaku, mengalami pembacokan oleh korban Lapas 2B Cebongan, Sleman Yogyakarta. Hal ini mengakibatkan Sriyono tersungkur dan tewas di tempat kejadian.Mengetahui rekan seangkatannya tewas di tangan korban Lapas 2B Cebongan, sebelas rekan seangkatan Sriyono langsung menyimpan dendam terhadap empat orang yang mengeksekusi Sriyono di tempat kejadian. elanjutnya, rekan-rekan Sriyono yang tergabung dalam grup 2 kopassus, seusai latihan dari Gunung Lawu, langsung mendatangi Lapas Cebongan. “Mereka adalah anggota kopassus, jadi sangat mudah untuk menemukan lapas, dimana pelaku yang menewaskan rekan seangkatannya” ujar Ketua TIM Investigasi, Wakil Komandan Pusat Polisi Militer, Brigjen TNI Unggul K Yudhoyono saat konferensi Pers di Kartika Media Center, Jakarta Pusat (4/4/2013).”

Dari berbagai artikel di atas rasanya kita sudah bisa mengambil sebuah kesimpulan mengenai definisi dari jiwa korsa itu, atau setidaknya kita sudah paham akan makna yang tersirat dari penggunaan kata jiwa korsa yang akhir akhir ini terasa tak asing ditelinga kita.

Dalam sebuah artikel di kompasiana di sebutkan sebagai berikut  : Rapl Linton dalam bukunya (THE STUDY OF MAN) mengatakan bahwa L’ESPRIT DE CORPS adalah THE DEVELOPMENT OF CONSIOUNESS, AFEELING OF UNITY. Jiwa korsa adalah semangat keakraban dalam korps ataucorps geest. Jiwa korsa adalah kesadaran korps, perasaan kesatuan, perasaan kekitaan, suatu kecintaan terhadap perhimpunan atau organisasi. Tetapi kebanggaan itu secara wajar, tidak berlebihan, tidak membabi buta. Sedangkan Staplekamps jr. Leluit derat dalam tulisan berjudul corps geest (demilitaire spectator, 1952) mengemukakan bahwa pengertian jiwa korsa terdiri dari faktor – faktor : Rasa hormat, rasa hormat pribadi dan rasa hormat pada organisasi/korps. Setia. setia kepada sumpah, janji dan tradisi kesatuan serta kawan – kawan satu korps. Kesadaran. Terutama kesadaran bersama, bangga untuk menjadi anggota korps. TIDAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI DAN SIAP BERKORBAN UNTUK KEPENTINGAN YANG LEBIH BESAR.

jadi sudah tahu kan apa itu jiwa korsa ..?