“kadang aneh ya mas !” lanjut cerita mbak titi kepadaku, “aneh, wong udah tahu kalau kebersihan itu sebagian dari iman, tapi mengapa masih banyak masjid-masjid (maaf sebelumnya meskipun gak semua masjid) yang saya temui tidak lebih bersih / justru lebih kotor dari tempat ibadah agama yang dulu saya anut” lanjut mbak titi menjelaskan kepadaku tentang keanehan yang di maksud. padahal agama ini (islam) sudah sangat jelas menerangkan bahwa “kebersihan itu sebagian dari iman”. tutur mbak titi yang memutuskan menjadi muallaf sejak kelas 1 SMA ini.

“maaf sebelumnya ya mas, mbak titi kembali minta maaf kepadaku sebelum melanjutkan rangkaian kata demi kata yang disusun yang ingin di utarakan kepadaku, “kalau di agamaku dulu, jamaahnya berusaha mamantaskan dirinya di hadapan Tuhan, begitu pula dengan tempat ibadahnya, “ajining rogo gumantung ono ing busono” lanjut mabak titi menerangkan dengan ungkapan bahasa jawa dengan lancar dan sopan, maklum saja mbak titi masih merupakan keluarga besar / trah keraton Yogyakarta, dan malam ini beliau ke jogja karena akan menghadiri acara syawalan yang di gelar pihak keluarga besar keraton Yogyakarta.

“maaf juga ya mbak, aku menyela di tengah-tengah pembicaraan mbak titi, di agama islampun, sangat menganjurkan hal demikian kok, bahkan ada sebuah ayat atau hadist yang menerangkan kalau kita ke masjid di suruh mengenakan pakaian yang bagus2, dan mungkin kesadaran sebagian dari kita saja yang kurang akan hal ini”, terkadang akupun kalau ke masjid pakaian yang saya kenakan masih sama dengan pakaian yang saya pakai saat kerja ( asalkan suci dan tidak kotor saja). ucapku mengakui aku juga termasuk salah satu yang memiliki kesadaran rendah mengenai hal diatas.

sebuah pola hidup yang bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu bersih, selain menjadikan tempat kita menjadi sehat juga kita mendapat pahala, karena sudah sangat jelas bahwa kebersihan merupakan sebagian dari iman, kalau kita tidak bersih, berarti kita sudah menghilangkan satu tanda bahwa kita merupakan orang yang beriman.

Demikianlah sedikit tema mengenai perbincanganku dengan cewek cantik mahasiswi S2 yang mengambil jurusan akuntansi publik di salah satu kota besar di jawa tengah ini, banyak sebenarnya tema pembicaraan selama kurang lebih sejam, tapi rasanya tak sopan jika semuanya aku tulis di sini, mulai dari cerita memutuskan menjadi muallaf, cerita horor yang dialami di salah satu hotel, hingga cerita mengenai calon suaminya yang saat ini bekerja di Inggris sana, juga bercerita mengenai masalah kehidupan lainnya termasuk cinta dan jodoh, sebuah tema yang sangat asyik untuk di bahas tentunya.

Akhir kata dari penulis, jika ada kata2 di tulisan diatas yang kurang berkenan bagi pembaca, saya mohon maaf ya, untuk saran, kritik dan tanggapan langsung saja di tulis di kolom komentar atau bisa juga melalui email di nanangchairudin@gmail.com. akhirnya  budayakan hidup bersih karena “kebersihan sebagian dari iman” setuju … ?

prawirotaman, jogjakarta, 14 september 2012 22.20 WIB

@nanangchairudin